Bisnis

Bahlil: Pengembangan Usaha semester I 2024 serap 1,2 jt tenaga kerja

penyerapan tenaga kerjanya itu 1.225.042 pemukim dengan target dari Rp1.650 triliun kita telah mencapai 50,3 persen

Jakarta – Menteri Investasi/Kepala Badan Sinkronisasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengutarakan pembangunan ekonomi dalam bulan Januari-Juni 2024 (semester I) yang mana terealisasi sebesar Rp829,9 triliun sudah berhasil mengangkat banyaknya 1.225.042 tenaga kerja.

 
"Semester sekarang kita telah mencapai Rp829,9 triliun, berkembang 22,3 persen, kemudian penyerapan tenaga kerjanya itu 1.225.042 penduduk dengan target dari Rp1.650 triliun kita sudah ada mencapai 50,3 persen," kata Menteri Bahlil ketika konferensi pers pada Jakarta, Senin.

 

Dirinya menjelaskan, penyerapan tenaga kerja yang dimaksud didominasi melalui investasi modal pada negeri (PMDN) dengan nilai penanaman modal sebesar Rp408,2 triliun juga menerima tenaga kerja Indonesi sejumlah 738.202. Sedangkan untuk investasi modal asing (PMA) terealisasi di dalam semester I sebesar Rp421,7 triliun dengan penyerapan tenaga kerja berjumlah 486.840 orang.

 

Angka yang dimaksud meningkat sebesar 375.861 pendatang dibandingkan semester I tahun sebelumnya (year on year/yoy) yang digunakan mengakomodasi tenaga kerja berjumlah 849.181 orang.

 

Lebih lanjut ia mengatakan, apabila diperinci berdasarkan subsektor investasi, sektor pengolahan (manufaktur) seperti, bidang logam dasar, barang logam, bukanlah mesin dan juga peralatannya, juga sektor transportasi, gudang, juga telekomunikasi paling berbagai memberikan kontribusi terhadap realisasi investasi, dengan setiap nilai yakni Rp122,2 triliun, kemudian Rp89,2 triliun.

 

Bahlil juga mengatakan, lima negara pemberi sumbangan terbesar di realisasi pembangunan ekonomi pada semester I 2024 yakni Singapura sebesar 8,9 miliar dolar AS, China 3,9 miliar dolar AS, Hong Kong 3,8 miliar dolar AS, Amerika Serikat 2 miliar dolar AS, juga Negeri Matahari Terbit 1,8 miliar dolar AS.

 

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo sudah pernah menetapkan realisasi pembangunan ekonomi secara keseluruhan pada tahun 2024 mencapai Rp1.650 triliun, sedangkan berdasarkan rencana strategis (renstra) Kementerian Investasi/BKPM, realisasi pembangunan ekonomi di dalam 2024 banyaknya Rp1.239,3 triliun.

Artikel ini disadur dari Bahlil: Investasi semester I 2024 serap 1,2 juta tenaga kerja

Related Articles

Back to top button