Cerita di dalam balik PON I 1948 kemudian daftar cabang olahraga yang digunakan dilombakan

Ibukota Indonesia – Pekan Olahraga Nasional (PON) edisi ke-21 pada Aceh dan juga Sumatra Utara akan diselenggarakan pada 8 hingga 20 September 2024 dengan mengadu 67 cabang olahraga, meliputi 33 di dalam Aceh juga 34 dalam Sumut.
Sebelum menikmati deretan pertandingan dalam PON XXI dalam Aceh-Sumut, terdapat cerita mendebarkan ke balik penyelenggaraan pesta olahraga nasional yang dimaksud pertama kali diadakan pada 1948. Berikut adalah fakta menantang terkait Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama
Sejarah PON
PON pertama kali diadakan pada 9-12 September 1948 pada Solo dalam mana Sri Sultan Hamengku Buwono IX sebagai ketua pengurus didampingi oleh P. Soejohamidjojo selaku ketua pelaksana di Solo.
Ide pembentukan pesta olahraga ini sebenarnya bermula dari kegagalan Tanah Air untuk berpartisipasi di dalam Olimpiade London karena tiga alasan.
Pertama, Indonesi ketika itu tak terdaftar sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kedua, Persatuan Olahraga Republik Indonesi (PORI) sebagai induk seluruh cabang olahraga di Indonesi belum terdaftar sebagai anggota resmi International Olympic Commitee (IOC).
Ketiga, Inggris menolak paspor Negara Indonesia akibat Inggris belum mengakui kemerdekaan Indonesia pada pada waktu itu. Selain itu, penyelenggara juga tak menerima atlet-atlet Nusantara yang digunakan memakai paspor Belanda untuk berpartisipasi pada London.
Karena hal-hal yang disebutkan tercetuslah ide untuk mengadakan Pekan Olahraga Nasional (PON) oleh PORI yang tersebut menggelar konferensi darurat pada 1 Mei 1948 dalam Solo.
Cabang olahraga PON I
Diadakan pada Solo, Jawa Tengah pada tahun 1948 PON pertama disertai oleh sekitar 600 atlet dari 13 wilayah dengan cabang olahraga yang digunakan dipertandingkan pada waktu itu meliputi:
1. Atletik
Atletik berubah menjadi salah satu cabang olahraga yang dilombakan di dalam PON I. Pusat ini mencakup bermacam disiplin seperti lari, lompat, kemudian lempar.
2. bola basket:
Bola basket merupakan salah satu cabang olahraga yang mana dipertandingkan lalu menyita perhatian sejumlah peminat pada PON I.
3. Voli
Voli menjadi bagian dari kompetisi lalu mendapatkan antusiasme besar dari masyarakat.
4. Bulutangkis:
Bulutangkis, yang tersebut sekarang berubah jadi salah satu olahraga paling populer ke Indonesia, juga dipertandingkan di dalam PON I.
5. Panahan
Panahan adalah salah satu cabang yang digunakan cukup mengejutkan perhatian pada PON I.
6. Pencak silat
Bela diri tradisional yang tersebut berasal dari Tanah Air ini juga dipertandingkan ke PON I
7. Renang
Fakultas olahraga renang juga menjadi bagian dari kompetisi ke PON I, dengan berubah-ubah nomor perlombaan seperti gaya bebas, gaya punggung, juga gaya kupu-kupu.
8. Sepak bola
Sepak bola adalah salah satu cabang olahraga yang digunakan paling diminati hingga pada waktu ini, lalu pada PON I, cabang ini mendapatkan perhatian besar dari para penonton.
9. Tenis
Tenis juga satu di antaranya di daftar cabang olahraga yang mana dilombakan ke PON I, dengan nomor pertandingan tunggal kemudian ganda.
Itulah fakta-fakta menawan terkait awal mula terbentuknya kompetisi PON. Kesuksesan penyelenggaraan PON I tak hanya saja memberikan kebanggaan tersendiri bagi Indonesia, tetapi juga membangkitkan semangat untuk menyelenggarakan PON secara berkala setiap empat tahun sekali hingga ketika ini.
Artikel ini disadur dari Cerita di balik PON I 1948 dan daftar cabang olahraga yang dilombakan


