Kesehatan

Lima jenama lokal kecantikan berhasil bangun perusahaan dengan Sociolla

Ibukota – Masih pada semarak kemerdekaan Indonesi yang dimaksud ke-79, lima founder jenama kecantikan lokal yang dimaksud berhasil merancang bisnisnya sama-sama Sociolla membagikan kisah keberhasilannya pada informasi ditulis yang mana diterima, Rabu.

1. Lizzie Parra, mengalami perkembangan bersatu Sociolla dari nol

Bagi Lizzie Parra, pendiri BLP Beauty, kunjungan ini memulihkan sejumlah kenangan manis.

“Aku ingat banget awal mula BLP Beauty hadir pada Sociolla, itu di tahun 2016. Saat itu, kantor Sociolla masih dalam ruko dengan gudang yang digunakan sederhana. Semua stok komoditas kita titipkan pada Sociolla, dan juga aku masih ingat bagaimana sambutannya luar biasa. Teman-teman secara langsung menyerbu Sociolla untuk beli produk-produk BLP, sampai semua regu Sociolla, bahkan programmer-nya pun mengambil bagian bantu nge-packing,” ujar Lizzie pada waktu mengunjungi gudang Sociolla Cikupa, Tangerang, Banten, Selasa.

Lizzie menyadari betapa peran Sociolla sangat besar di perkembangan BLP Beauty. Dari sebuah brand yang baru merintis, pada saat ini BLP sudah menjadi salah satu brand kecantikan lokal terkemuka ke Indonesia.

2. Whitelab, dari karyawan jadi pemilik brand favorit

Jessica Lin, founder Whitelab, memiliki cerita unik tersendiri. Sebelum berubah jadi founder brand kecantikan yang dimaksud sukses, Jessica adalah salah satu karyawan Sociolla.

“Aku bergabung dengan Sociolla dalam awal berdiri, juga mengawasi bagaimana perusahaan ini meningkat luar biasa pesat dari dekat. Dari karyawan, aku sekarang jadi mitra,” kata Jessica.

Sosok pelaku bisnis muda sukses yang digunakan masuk di daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2021 ini merasa bangga bisa jadi berubah menjadi bagian dari perjalanan Sociolla.

3. Mother of Pearl, kick start di dalam Sociolla

Tasya Farasya, yang mana dikenal sebagai beauty influencer ternama, memulai brand makeup Mother of Pearl (MOP) dalam masa pandemi 2020.

Di sedang situasi yang dimaksud penuh tantangan, Tasya memilih Sociolla sebagai mitra untuk memperkenalkan produknya.

“Aku udah percaya banget sejenis Sociolla dari awal. Waktu kita launching MOP, responsnya luar biasa bagus. Sociolla membantu kita untuk segera establish baik secara online maupun offline,” ungkap Tasya.

Menurut Tasya, keunggulan yang ditawarkan Sociolla, seperti kemudahan mencoba tester produk-produk pada toko dan juga pembelian online kapanpun, sangat membantu meningkatkan kekuatan brandnya.

4. Secondate: Dari Beauty Creator ke Brand Owner

Titan Tyra, pribadi beauty creator yang akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia bidang usaha dengan mendirikan Secondate, juga membagikan pengalamannya.

“Awalnya, aku ingin memulai pembangunan sesuatu yang mana lebih, sesuatu yang tersebut dapat bikin perempuan merasa tambahan percaya diri. Sociolla juga sangat membantu kita, teristimewa di dalam tahap awal memulai pembangunan brand dengan peluncuran offline. Kita merasa sangat blind pada area itu dan juga dibantu Sociolla,” kata Titan.

Secondate bekerja mirip dengan Sociolla pada tahun 2022, Secondate berhasil memanfaatkan kanal online dan juga offline untuk menjajaki pemasaran yang digunakan lebih lanjut luas. Sinergi ini membuahkan hasil positif, meningkatkan awareness hasil lalu perdagangan brand secara signifikan.

5. Islan, parfum lokal pendatang baru

Chelsea Islan, aktris ternama yang mana sekarang ini terjun ke planet perusahaan dengan meluncurkan ISLAN Fragrance, juga berbagi cerita tentang perjalanannya, salah satunya kolaborasinya dengan Sociolla sebagai exclusive launching partner ISLAN.

“Aku dan juga rekanku benar-benar mendedikasikan waktu serta pikiran di merancang ISLAN. Dari research and development yang mana hampir dua tahun, sampai akhirnya kita dapat meluncurkan empat varian parfum yang telah terjadi hadir pada Sociolla juga akan kita launching secara resmi mulai September mendatang,” ungkap Chelsea.

Adapun, keberhasilan BLP Beauty, MOP, White Lab, ISLAN Fragrance, serta Secondate adalah bukti nyata bagaimana dukungan lingkungan Sociolla yang digunakan terintegrasi mampu menghadirkan brand lokal ke level berikutnya. Inovasi hasil dari brand lokal terus menggalakkan minat beli masyarakat.

Penjualan item brand lokal ke Sociolla berkembang hampir dua kali lipat pada tahun 2023 dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Kategori makeup juga perawatan lapisan kulit menjadi favorit pelanggan, serta jumlah total brand lokal pada Sociolla sudah pernah bertambah hingga 14 kali lipat sejak pertama kali hadir.

Artikel ini disadur dari Lima jenama lokal kecantikan berhasil bangun bisnis dengan Sociolla

Related Articles

Back to top button