Nasional

Soal Komposisi Kabinet, Gerindra Klaim Prabowo Bakal Bentuk Kabinet Zaken

Jakarta – Partai Pergerakan Tanah Air Raya (Gerindra), mengumumkan apabila partai kebijakan pemerintah ke Koalisi Negara Indonesia Maju (KIM) sudah menyodorkan beberapa nama untuk diplot berubah jadi menteri ke kabinet Prabowo-Gibran. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, tak menampik ihwal kabar tersebut.

Ia mengatakan, Prabowo sedang menyaring nama-nama yang dimaksud juga akan mengumumkan pasca dilantik berubah menjadi presiden pada Oktober mendatang.”Yang jelas, Pak Prabowo ingin sebuah pemerintahan zaken dalam kabinetnya,” kata Muzani pada Gedung DPR, Selasa, 10 September 2024.

Kabinet zaken yang mana dimaksud Muzani, ialah kabinet yang digunakan berkomposisikan para ahli di per individu bidangnya, di antaranya dia yang digunakan berasal atau diusulkan oleh partai politik.

“Agar tak kehilangan relevansi ke jabatan yang diduduki nanti,” ujar Muzani.

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi menguatkan pernyataan tersebut. Ia mengemukakan Prabowo sejak awal memang benar menginginkan terbentuknya kabinet zaken.

Alasannya, Viva mengklaim, mantan Komandan Komando Pasukan bola Khusus itu ingin pemerintahannya berjalan sesuai visi juga misi, yaitu mendirikan Tanah Air Emas pada 2045.

“Tetapi, ahli yang dimaksud bisa saja berasal dari partai kebijakan pemerintah juga. Makanya diusulkan nama yang memang benar memiliki kemampuan juga pengalaman di bidangnya masing-masing,” kata Viva.

Dihubungi terpisah, Peneliti Politik Populi Center, Usep Saepul Ahyar menyambut baik rencana Prabowo yang digunakan berkeinginan membentuk kabinet Zaken.

Ia mengatakan, dengan berkomposisikan para ahli, tidak tak mungkin saja jalannya pemerintahan akan berlalu dengan baik kemudian sesuai tugas dan juga fungsinya.

“Yang justru jadi pertanyaan, apakah Prabowo akan mengisi kabinet dengan mengabaikan kader partai walaupun diklaim kader yang disebutkan mumpuni?” ata Usep.

Usep menjelaskan, kabinet zaken yang mana ideal adalah kabinet yang dimaksud murni berkomposisi para ahli, tidak ahli yang berasal dari partai politik.

“Akan lebih lanjut baik jikalau yang ditunjuk adalah merekan yang ahli bukanlah dari unsur partai lalu pemukim dekat,” ujar dia.

Artikel ini disadur dari Soal Komposisi Kabinet, Gerindra Klaim Prabowo Bakal Bentuk Kabinet Zaken

Related Articles

Back to top button