Gelombang Tinggi di dalam Perairan Selatan Banten, Nelayan Diimbau Mengenakan Rompi Keselamatan
Jakarta – Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Daerah Lebak Banten mengimbau agar para nelayan mewaspadai tingginya gelombang dalam perairan selatan Banten juga Samudera Hindia yang tersebut mencapai empat meter. Peringatan waspada ini dikeluarkan merujuk laporan terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, kemudian Geofisika (BMKG) yang tersebut memperkirakan gelombang tinggi ke wilayah yang dimaksud berkisar antara 2,5 meter hingga empat meter pada Hari Minggu serta Senin, 8-9 September 2024.
Pesisir selatan Banten meliputi Pantai Binuangeun, Tanjung Panto, Suka Hujan, Cibobos, Cihara, Panggarangan, Bayah, Pulomanuk, dan juga Sawarna. Menurut Ketua Balawista Daerah Lebak, Erwin Komarasukma, seseorang nelayan yang dimaksud pencari rumput laut pada sekitar Pantai Goa Sangir, kawasan Sawarna, mengalami kecelakaan akibat diterjang ombak besar.
“Jadi kami minta nelayan waspada jikalau melaut agar tidak ada mengakibatkan orang yang terluka jiwa,” kata Erwin seperti disitir dari Antara pada Ahad, 8 September 2024.
Kepala Lingkup Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Wilayah Lebak, Rizal Ardiansyah, melontarkan imbauan serupa. Dia meminta-minta nelayan tradisional pada wilayahnya agar menggunakan rompi pelampung ketika beraktivitas di laut.
Selama ini, menurut Rizal, total nelayan di Daerah Lebak sekitar 3.600 orang. Namun cuma sedikit ke antara mereka yang dimaksud menggunakan rompi pelampung.
Padahal, kecelakaan laut tergolong kerap pada pesisir selatan Banten. “Penggunaan pakaian pelampung itu sangat bermanfaat untuk menyavoid kecelakaan laut,” kata Rizal.
Ketua Koperasi Nelayan Bina Muara Sejahtera Binuangeun Daerah Lebak, Wading, mengungkapkan para nelayan tradisional tidaklah pergi ke laut beberapa hari terakhir akibat cuaca buruk yang ditandai gelombang tinggi dan juga angin kencang. Biasanya, mereka itu beraktivitas pada laut menggunakan perahu tangkapan dengan mesin motor tempel. “Semua nelayan yang digunakan tiada melaut itu anggota koperasi juga pada masa kini mereka itu bidang usaha lain untuk memenuhi keinginan ekonomi keluarga,” kata Wading.
Artikel ini disadur dari Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Banten, Nelayan Diimbau Mengenakan Rompi Keselamatan
