Bisnis

Menteri Basuki Hadimuljono Pamit ke Hadapan DPR: Mohon Maaf, Please

JakartaMenteri Pekerjaan Umum dan juga Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pamit dalam hadapan Komisi V DPR RI, mendekati berakhirnya masa jabatan. Ia menyampaikan salam perpisahan sebelum purna tugas pada 20 Oktober mendatang.

Basuki bercerita, ia terus-menerus merasa mules setiap hendak berangkat rapat kerja atau raker dengan Komisi V. “Tapi ternyata, raker sangat membantu, mengupayakan saya sebagai menteri untuk koreksi untuk para pimpinan,” tuturnya ketika rapat pada DPR, Senin, 9 September 2024, dikutipkan dari kanal YouTube Komisi V DPR RI. 

Mewakili keluarga besar Kementerian PUPR juga balai-balai yang mana ada di dalam seluruh provinsi, Basuki pun menyampaikan terima kasih menghadapi pengawasan Komisi V.  Menurutnya, apa yang digunakan disampaikan Komisi V merupakan hal yang mana bertujuan baik.

“Sepuluh tahun telah lama berlalu, kita sama-sama berkarya mendirikan bangsa. Andai ada kata-kata yang mana bukan sama, mohon maaf, please jangan dipendam,” kata Basuki. Ia berharap silaturahmi dengan mitra kerja kementeriannya itu tetap terjaga. 

Basuki Hadimuljono bermetamorfosis menjadi Menteri PUPR selama dua periode pemerintahan Presiden Jokowi, sejak 2014  lalu. Basuki juga berubah jadi khalayak kepercayaan Presiden Jokowi di merancang Ibu Perkotaan Nusantara (IKN) ke Kalimantan Timur. Belakangan, setelahnya Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mundur pada Juni, Basuki ditunjuk Jokowi sebagai Plt Kepala Otorita IKN.

Basuki merupakan manusia pejabat yang digunakan memulai karirnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Pekerjaan Umum. Saat itu, usianya masih 25 tahun.  Di instansi ini, Basuki mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang magister lalu doktor dengan beasiswa di Colorado State University, Amerika Serikat.

Pria kelahiran Surakarta, 5 November 1954, itu menyelesaikan sekolah magisternya di dalam usia 35 tahun dan juga mendapat peringkat doktor pada usia 38 tahun. Setelah itu, beliau pun kembali ke Indonesi kemudian menjabat beberapa kedudukan penting.

Mulai dari Kepala Badan Penelitian juga Pembangunan Kementerian Pekerjaan Umum untuk periode 2005-2007. Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, hingga berubah menjadi Direktur Jenderal Penataan Ruang dalam Kementerian Pekerjaan Umum.

Setelah lebih besar dari 31 tahun mengabdikan diri untuk Kementerian Pekerjaan Umum, Jokowi akhirnya mengangkat Basuki sebagai Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat pada 2014 sesudah itu di Kabinet Kerja Jokowi – JK. Menunjukkan kinerja yang optimal, Basuki pun kembali dipercaya Jokowi untuk bermetamorfosis menjadi Menteri PUPR untuk kabinet Jokowi Ma’ruf Amin periode 2019-2024.

Andika Dwi berkontribusi di penulisan artikel ini.

Pilihan Editor: Terkini: Toyota Raize juga Innova Zenix Viral usai Ditumpangi Paus Fransiskus, Prabowo Naikkan Gaji ASN Tahun Depan

Artikel ini disadur dari Menteri Basuki Hadimuljono Pamit di Hadapan DPR: Mohon Maaf, Please

Related Articles

Back to top button