Pramono Anung Soroti Kurangnya Layanan Transportasi ke JIS
Jakarta – Bakal Calon Kepala daerah Ibukota Pramono Anung menyatakan menaruh perhatian terhadap klub sepak bola Persija Jakarta. Dia mengaku ingin mencontoh para mantan gubernur Jakarta.
Pramono memaparkan bahwa Fauzi Bowo alias Foke, Sutiyoso, Basuki Tjahaja Purnama, serta Anies Baswedan telah terjadi memberi contoh yang mana baik perihal perhatian terhadap klub itu. Dia juga menyinggung tentang Ibukota Indonesia International Stadium (JIS) dan juga barisan penggemar Persija, The Jakmania.
“Kami akan teruskan, tidaklah usah muluk-muluk. Contoh yang mana paling gampang yang tersebut saya sampaikan, Persija, dengan Jakmania juga juga dengan JIS lalu juga dengan pemerintah daerah, per individu harus mampu memberikan jalan meninggalkan terbaik,” kata Pramono ketika mengadakan diskusi pada kawasan Menteng, Ibukota Indonesia Pusat pada Sabtu, 7 September 2024.
Pramono menyatakan bahwa seluruh pihak harus sama-sama merumuskan solusi demi memulai pembangunan Persija, The Jakmania, lalu JIS menjadi lebih banyak baik. Dia juga menyokong peningkatan infrastruktur JIS juga menggagas Jakmania Center.
“Harus dibangun yang dimaksud saya sebut dengan Jakmania Center untuk katakanlah, berjualan merchandise, ada toko-toko makanan serta sebagainya,” ujarnya.
Pramono Anung menyimpulkan infrastruktur penyokong DKI Jakarta International Stadium (JIS) memerlukan beberapa peningkatan. Salah satu aspek yang tersebut ia soroti ialah tranportasi umum.
Politikus senior Partai Demokrasi Negara Indonesia Perjuangan (PDIP) itu bercerita bahwa warga kerap kesulitan mengakses transportasi umum ketika berada ke sekitar JIS.
“JIS secara infrastruktur sepakbola, lapangan bola, telah cukup bagus. Tetapi infrastruktur (transportasi)-nya belum cukup,” kata Pramono ketika ditemui di dalam Mie Gacoan Kemang, Ibukota Selatan pada Jumat, 6 September 2024.
Artikel ini disadur dari Pramono Anung Soroti Kurangnya Layanan Transportasi ke JIS
