Kia masuki pangsa Eropa dengan van listrik PV5 dan juga PV7

Ibukota (ANTARA) – Produsen mobil dengan syarat Korea Selatan Kia menimbulkan pernyataan berani dengan memamerkan wadah Beyond Vehicle (PBV) van bertenaga elemen penyimpan daya barunya dengan model PV5 kemudian PV7.
Van listrik yang tersebut dipamerkan dalam acara IAA Transportation dalam Havober Jerman ini akan hadir ke jalanan Eropa pada tahun 2025. Ini adalah merupakan langkah ambisius Kia untuk memasuki pangsa kendaraan komersial ringan, yang mana menyasar bidang usaha dari semua skala.
Ditulis laman Arena EV, Rabu, sektor kendaraan yang dimaksud dibuat khusus (PBV) telah dilakukan mendebarkan sejumlah perhatian di beberapa tahun terakhir, dengan perusahaan rintisan serta produsen mobil mapan bersaing untuk mendapatkan bagian dari bursa kendaraan listrik komersial yang dimaksud sedang berkembang.
Baca juga: Kendaraan listrik Hyundai kemudian Kia dapat rating tertinggi tes keamanan
Baca juga: Hyundai IONIQ terbaru lakukan uji sebelum diperkenalkan akhir 2024
Sementara pangsa pengiriman jarak dekat telah dilakukan berubah jadi fokus utama bagi berbagai orang, Kia PV5 lalu PV7 secara dengan segera memiliki target segmen van penumpang, yang secara tradisional didominasi oleh model diesel dalam Eropa.
Dengan bahasa desain baru untuk Kia, van ini mengutamakan fungsionalitas dan juga kenyamanan. Dengan overhang yang dimaksud pendek, kusen jendela yang mana rendah, lalu ruang kepala yang dimaksud luas, van ini dibuat khusus untuk aplikasi mobile seperti antar-jemput hotel lalu transportasi penumpang. Penekanan Kia pada "disrupsi" menggarisbawahi niatnya untuk mengguncang pangsa LCV.
"Meskipun pendekatan ini bukanlah yang mana pertama untuk mobil penumpang listrik, ini tentu pertama kalinya kami melihatnya untuk LCV,” kata Marc Hedrich, presiden Kia di dalam Eropa, menyoroti keunggulan unik platform digital PBV khusus Kia.
Fleksibilitas media ini memungkinkan Kia untuk menawarkan bermacam varian yang mana memenuhi beragam keperluan bisnis, sekaligus permanen berfokus pada kepraktisan dan juga efisiensi.
Beberapa detail teknis sudah pernah muncul, yang digunakan mengonfirmasi bahwa van listrik ini akan menawarkan pengisian daya dua arah juga pengisian daya cepat DC hingga 150 kilowatt. Kedua van menjanjikan waktu pengisian daya yang cepat, mengisi ulang dari 10 persen hingga 80 persen belaka pada 30 menit.
Kecepatan pengisian daya yang digunakan mengesankan ini mengisyaratkan kapasitas elemen penyimpan daya di kisaran 80 hingga 100 kilowatt-jam.
Pengisi daya on-board berkapasitas 22 kW menjamin kemampuan pengisian daya AC yang dimaksud cepat. Kemampuan V2L (Vehicle-to-Load) bawaan semakin meningkatkan daya tarik van, yang tersebut memungkinkannya untuk menyalakan bervariasi peralatan listrik secara bersamaan – layanan yang dimaksud berharga bagi para pekerja juga profesional di lokasi.
PBV akan memanfaatkan jaringan Kia Charge, yang menawarkan akses ke 780.000 titik pengisian daya dalam 28 negara Eropa. Selain itu, jaringan Ionity, dengan 4.100 titik pengisian daya pada 24 negara, akan semakin memperluas opsi pengisian daya bagi pelanggan komersial Kia.
Sementara Kia menghadapi persaingan dari pemain mapan seperti Stellantis, Mercedes-Benz, lalu VW di bursa mobil van putih Eropa, perusahaan yang disebutkan yakin akan kemampuannya untuk mengukir ceruk yang dimaksud signifikan.
Lingkungan skateboard PBV, ciri khas era EV, memungkinkan Kia untuk menawarkan beragam konfigurasi tanpa inovasi besar pada arsitektur yang mendasarinya, memaksimalkan kemampuan beradaptasi juga efektivitas biaya.
BacaBaca juga: Kia konfirmasi 3 mobil listrik baru untuk India, termasuk Carens
Baca juga: Mobil ramah lingkungan grup Hyundai capai 5 jt unit secara global
Baca juga: Kia EV9 diproyeksikan bisa saja mulai diproduksi di dalam Amerika Serikat pertengahan 2024
Artikel ini disadur dari Kia masuki pasar Eropa dengan van listrik PV5 dan PV7

