Trump: Kemungkinan ada pengumuman terkait Wilayah Gaza segera

Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Rabu, mengisyaratkan akan ada pengumuman terkait situasi di dalam Jalur Gaza, Palestina, pada 24 jam mendatang.
"Kita akan lihat apa yang dimaksud akan terjadi. Banyak pembicaraan direalisasikan terkait Wilayah Gaza ketika ini.Anda tahu kan? Jadi Anda mungkin saja akan mengetahuinya pada 24 jam ke depan," kata Trump, sehari pasca berkelakar perihal "satu pengumuman sangat besar."
Namun, Trump menolak menjelaskan secara rinci apa yang dimaksud dengan 'pengumuman' yang disebutkan pada Selasa, melainkan memaparkan hal itu akan berubah jadi "sebesar yang tersebut diharapkan."
Dia melanjutkan bahwa itu mampu bermetamorfosis menjadi hal yang mana positif, serta dapat terbentuk secepatnya pada Kamis. Jangka waktu yang digunakan sejenis dengan pengumuman Kawasan Gaza yang digunakan ia amati.
Masih belum jelas apakah Trump mengkaji hal yang tersebut serupa sewaktu ia secara samar merujuk pada pengumuman Gaza, tetapi utusan khususnya untuk Timur Tengah Steve Witkoff, dilaporkan akan menjelaskan untuk anggota Dewan Security PBB tentang usulan Amerika Serikat serta tanah Israel untuk memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan dalam Gaza.
Laporan sebelumnya menyatakan bahwa Kabinet Security tanah Israel baru-baru ini menyetujui rencana pengiriman bantuan bagi warga Palestina pada wilayah kantong padat penduduk yang dimaksud sejak Oktober 2023 berubah menjadi korban genosida rezim Zionis itu dengan menggunakan kontraktor swasta AS.
Mereka ini yang akan membagikan dengan segera paket bantuan yang dimaksud terhadap warga Gaza. Namun PBB, di antaranya Sekjen Antoonio Guterres dan juga seluruh kelompok bantuan kemanusiaan yang dimaksud bekerja di Daerah Gaza menolak rencana yang disebutkan dengan argumentasi bahwa cara demikian melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan internasional.
Pemerintahan Trump dilaporkan sedang mencari dukungan negara-negara lain sembari mendesak PBB untuk bekerja sama.
"Sejauh pengetahuan kami, ini adalah pengarahan tidak ada resmi yang tersebut dilaksanakan dalam misi AS," kata misi Yunani di PBB terhadap Anadolu, pada waktu negara itu memegang jabatan presiden Dewan Keselamatan PBB untuk Mei.
Pertemuan tertutup itu diadakan beberapa hari sebelum lawatan Trump ke Timur Tengah dimana ia akan bertemu para pemimpin Teluk untuk mengeksplorasi isu Iran juga Gaza.
Sumber: Anadolu
Artikel ini disadur dari Trump: Kemungkinan ada pengumuman terkait Gaza segera

