Bisnis

Pemkab Bogor gaungkan slogan “Keep Puncak Beautiful Euy!”

Ajakan menata Puncak dengan bahasa mudah memulihkan Puncak berubah menjadi tambahan baik lalu lestari

Kabupaten Bogor – pemerintahan Kota Bogor, Jawa Barat, menggaungkan slogan "Keep Puncak Beautiful Euy!" untuk seluruh kalangan pada upaya penataan kawasan wisata Puncak.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian kemudian Pembangunan (Bappedalitbang) Kota Bogor Ajat Rohmat Jatnika di dalam Cibinong, Senin, mengungkapkan slogan ini sebagai ajakan untuk bersama-sama menata kawasan Puncak.

"Ajakan menata Puncak dengan bahasa mudah mengatasi Puncak berubah jadi lebih lanjut baik kemudian lestari," ungkap Ajat.

Slogan yang mana dilengkapi kalimat "Hayu babarengan wujudkan kembali Puncak sebagai area tujuan wisata nasional" ini berbagai ditampilkan melalui spanduk hingga videotron ke kawasan Puncak.

Ajat menjelaskan, salah satu elemen penduduk yang telah dilakukan terlibat di upaya penataan Puncak yaitu Bank Pohon Nusantara bekerja sejenis dengan Pemkab Bogor pada merawat vegetasi pucuk merah pada sepanjang jalur Puncak.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan berubah-ubah pihak pada penataan kawasan Puncak yang digunakan dijalankan Pemkab Bogor sejak Juni 2024 diawali dengan pemindahan para tukang jualan kaki lima atau PKL ke Rest Area Gunung Mas.

"Saya pesan, inti kegiatan kan bukanlah penertiban tapi penataan, maka harus berkelanjutan," ujarnya.

otoritas Kota Bogor juga telah lama mengusulkan penyediaan sebagian sarana umum ke kawasan wisata Puncak untuk Kementerian Pekerjaan Umum juga Perumahan Rakyat (KemenPUPR).

Sejumlah keperluan penataan Puncak yang dimaksud telah dilakukan diusulkan melalui Wakil Presiden Ma'ruf Amin seperti pagar pengaman atau guard rail, peningkatan kualitas jalan sebagai pelebaran serta pelapisan jalan, pedestrian, taman, anjungan pandang, juga dinding penahan tanah.

Kemudian, dari segi keamanan lalu keselamatan, pemerintahan Daerah Bogor mengusulkan pemasangan rambu-rambu tak lama kemudian lintas, dan juga lampu penerangan jalan umum atau PJU.

Di samping itu, Pemkab Bogor juga membutuhkan perluasan Rest Area Gunung Mas yang lahannya milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dari semula 7 hektare, diusulkan penambahan 4 hektare.

"Perlu juga pos gabungan, tujuannya untuk monitoring kaitan berikutnya lintas hingga kebencanaan. Kemudian nantinya dalam situ ada pusat informasi center, ada dasbor pengendalian sesudah itu lintas," kata Ajat.

Pemkab Bogor pada waktu ini sedang berupaya melakukan penataan kawasan wisata Puncak, diawali dengan pemindahan PKL ke Rest Area Gunung Mas pada Awal Minggu (24/7).

Pada penertiban lapak peniaga ini, Pemkab Bogor meratakan 329 bangunan di sepanjang Jalur Puncak, terdiri dari 185 bangunan dari Gantole hingga Rest Area Gunung Mas, lalu 144 bangunan dari Simpang Taman Safari Indonesia hingga Rest Area Gunung Mas.

Kini, masih ada sejumlah 194 PKL yang akan dipindah ke rest area dengan cara penertiban lapak-lapaknya pada sepanjang jalur Puncak.

Pemkab Bogor menegaskan perekonomian peniaga kaki lima atau PKL di Kawasan Wisata akan menjadi lebih banyak baik setelahnya pindah ke Rest Area Gunung Mas.

Pembangunan rest area di lahan seluas 7 hektar milik PT Perkebunan Nusantara ini telah lama direalisasikan sejak tahun 2020-2021.

Rest Area Gunung Mas mempunyai kapasitas 516 kios terdiri dari 100 kios untuk tukang jualan basah seperti sayur juga buah, dan juga 416 kios untuk penjual kering seperti oleh-oleh lalu camilan. Masing-masing kios mempunyai luas 11 meter persegi baik basah maupun kering.

 

Artikel ini disadur dari Pemkab Bogor gaungkan slogan “Keep Puncak Beautiful Euy!”

Related Articles

Back to top button