Dewan Adat Minta BRIN Tidak Pindahkan Benda Arkeologi Papua kemudian Mahasiswa UI Juara Kompetisi Video ke Top 3 Tekno
Jakarta – Top 3 Tekno dimulai dari topik tentang Dewan Adat Papua mengharapkan Badan Studi lalu Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji kembali pemindahan benda arkeolog dari Bumi Cenderawasih ke Gedung Koleksi Hayati pada Kawasan Cibinong Science Center, Cibinong, Jawa Barat.
Berita populer selanjutnya tentang Claudia Sesa kemudian Davina Aurelia, peserta didik Rencana Studi (Prodi) Penyiaran Multimedia ke Rencana Pendidikan Vokasi Universitas Negara Indonesia (UI), menyabet gelar kejuaraan juara 1 pada Creative Design Challenge (CDC) Tanah Air 2024. Kompetisi tingkat nasional ini berlangsung dari Juni hingga Agustus 2024 dengan melibatkan 20 tim dari bermacam perguruan lebih tinggi dalam seluruh Indonesia.
Selain itu, gempa tektonik dari perairan selatan Jawa berlanjut. Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mencatatkan data dua kejadian lindu, Selasa pagi, 17 September 2024.
1. Dewan Adat Minta BRIN Tak Pindahkan Benda Arkeologi Papua ke Cibinong Science Center
Dewan Adat Papua mengharapkan Badan Investigasi kemudian Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji kembali pemindahan benda arkeolog dari Bumi Cenderawasih ke Gedung Koleksi Hayati di dalam Kawasan Cibinong Science Center, Cibinong, Jawa Barat.
Ketua Dewan Adat Papua, Dominikus Surabut di Sentani, Selasa, 17 September 2024, mengatakan, rencana migrasi benda arkeolog ini telah dilakukan membuat polemik juga perasaan khawatir yang digunakan meluas ke Tanah Papua, teristimewa di kalangan masyarakat adat Papua.
“Hal itu akibat selama riset arkeolog di masa tak lama kemudian tidaklah pernah ada perjanjian tercatat yang mana dibuat oleh pihak Balai Arkeolog Papua dengan rakyat adat Papua terkait status kepemilikan juga pengaplikasian spesimen arkeolog tersebut,” kata Dominikus seperti dilansir Antara.
Menurut Dominikus, benda-benda arkeolog Papua oleh rakyat adat merupakan simbol religi dan juga identitas sejarah yang mana dipandang miliki nilai spiritual. Karena itu, benda-benda arkeologi itu berubah jadi hak milik kolektif dari masyarakat adat Papua.
2. Mahasiswa UI Juara Kompetisi Video Kreatif Nasional Berkat Ide Destinasi Animalium
Claudia Sesa kemudian Davina Aurelia, siswa Rencana Studi (Prodi) Penyiaran Multimedia di dalam Inisiatif Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI), menyabet penghargaan juara 1 pada Creative Design Challenge (CDC) Negara Indonesia 2024. Kompetisi tingkat nasional ini berlangsung dari Juni hingga Agustus 2024 dengan melibatkan 20 tim dari berubah-ubah perguruan besar di dalam seluruh Indonesia.
Dengan konsep “Animalium Cibinong in a Nut Shell,” Claudia lalu Davina memproduksi video motion design yang mana menonjolkan informasi kunci tentang Animalium, pusat sains hewan milik Badan Investigasi lalu Inovasi Nasional (BRIN). Animalium, yang tersebut menampilkan 120 spesies fauna Indonesia, berhasil dikemas di format video yang tersebut informatif juga menarik.
Claudia menyatakan pemanfaatan aset-aset gambar disunting dengan gambar hewan yang dimaksud berada di Animalium, kemudian disunting pada Adobe After Effect. “Sedangkan pemilihan warna condong ke warna hijau lantaran berkaitan dengan hutan lalu cocok dengan hewan-hewan pada Animalium, juga elemen warna-warna lainnya sebagai pelengkap,” kata Cladui, melalui keterangan tertulis, Selasa, 17 September 2024.
Menurut dia, salah satu mata kuliah yang tersebut sangat membantu pada mengeksekusi video adalah Berpikir Kreatif. Claudia mengemukakan mata kuliah yang disebutkan membuatnya dan juga teman-temannya belajar bahwa konten yang mana berseliweran pada waktu ini tidak hanya sekali tentang visual, melainkan juga story telling.
3. BMKG Mencatat Dua Gempa Beruntun dari Perairan Selatan Jawa
Gempa tektonik dari perairan selatan Jawa berlanjut. Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mencatatkan data dua kejadian lindu, Selasa pagi, 17 September 2024.
Gempa pertama berlangsung pukul 04.46 WIB, dengan magnitudo 4,2. Pengaruh gempa bumi ini, seperti yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan BMKG serta berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangannya dirasakan di wilayah Muarabinuangeun Banten, kemudian Ujung Genteng, Pelabuhan Ratu, lalu Surade ke Sukabumi.
BMKG mengkategorikan skala intensitas gempanya III MMI atau getaran lindu dirasakan nyata dalam pada rumah seakan ada truk yang mana berlalu. Belum ada laporan mengenai kehancuran bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
Pusat sumber gempa atau episenter berada ke laut selatan Jawa yang mana berjarak 33 kilometer arah barat daya dari pusat Wilayah Bayah, Banten. Titik koordinat lokasinya yaitu 7,22 derajat Lintang Selatan serta 106,18 derajat Bujur Timur.
Artikel ini disadur dari Dewan Adat Minta BRIN Tidak Pindahkan Benda Arkeologi Papua dan Mahasiswa UI Juara Kompetisi Video di Top 3 Tekno
