Amerika Serikat konfirmasi putaran perundingan nuklir Iran berikutnya di Oman

Washington – Departemen Luar Negeri AS, Kamis (24/4), mengonfirmasi bahwa putaran berikutnya perundingan nuklir tidak ada dengan segera dengan Iran akan diadakan pada Hari Sabtu ke Oman, dengan Michael Anton, direktur perencanaan kebijakan dalam Deplu AS, mengatur delegasi teknis AS.
Utusan khusus Negeri Paman Sam Steve Witkoff juga akan hadir di perundingan tersebut, kata juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Tammy Bruce terhadap wartawan.
"Ada batasan yang mana sangat jelas tentang apa yang mana dapat diterima kemudian apa yang tidaklah dapat diterima. Yang bukan dapat diterima adalah mempunyai senjata nuklir," katanya.
Bruce mencatatkan bahwa regu dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) diperkirakan akan mengunjungi Iran pekan ini sebagai bagian dari upaya pemantauan.
Pernyataan yang disebutkan muncul setelahnya Menteri Luar Negeri Negeri Paman Sam Marco Rubio mengungkapkan pada Rabu bahwa Iran dapat melanjutkan acara nuklir sipil jikalau setuju untuk menghentikan pengayaan uranium.
"Ada jalur menuju kegiatan nuklir sipil lalu damai apabila merekan menginginkannya, tetapi apabila mereka itu bersikeras untuk memperkaya, maka merek akan bermetamorfosis menjadi satu-satunya negara pada bumi yang tidaklah mempunyai acara senjata tetapi 'memperkaya' — itu bermasalah," tambahnya.
Iran juga Negeri Paman Sam mengadakan dua putaran negosiasi di Oman lalu Italia awal bulan ini, dengan kedua negara menggambarkan pembicaraan yang disebutkan sebagai "konstruktif."
Trump mengancam tindakan militer terhadap Iran jikalau perjanjian nuklir baru tiada dicapai untuk menggantikan kesepakatan nuklir 2015.
Sumber: Anadolu
Artikel ini disadur dari AS konfirmasi putaran perundingan nuklir Iran berikutnya di Oman

