DKI Jakarta – Perancang sepatu Christian Louboutin pernah berkata, bahwa sepatu memiliki lebih lanjut sejumlah hal untuk ditawarkan daripada sekadar untuk berjalan. Oleh sebab itu mengenakan sepatu yang tepat tidak ada hanya saja memiliki fungsi sebagai alas kaki serta menunjang penampilan, namun juga menyebabkan Anda menuju kesuksesan.
Berikut ini adalah 15 jenis sepatu yang mana dibagi berdasarkan tujuan pemakaian.
1. Sepatu olahraga
Sepatu jenis ini juga dikenal sebagai sepatu kets, ciri khasnya adalah memiliki sol karet juga dirancang untuk dikenakan ketika melakukan aktivitas fisik.
Ada beraneka jenis sepatu olahraga untuk beraneka fungsi. Sebagai contoh; sepatu lari mempunyai sol tambahan untuk melindungi kaki dari benturan tanah.
Kemudian ada sepatu tenis secara khusus dirancang agar fleksibel untuk pemain tenis.
2. Sepatu balet
Secara tradisional, sepatu balet bertali dikenakan oleh penari balet pada waktu mereka menari, tetapi versi sehari-hari dari sepatu "slip-on", yang tersebut dikenal sebagai sepatu balet, miliki sol karet. Sepatu Mary Jane adalah versi sepatu balet dengan tali pada bagian atas.
3. Sepatu dek
Sepatu slip-on kanvas atau dermis ini miliki sol karet yang dimaksud mempunyai pola potongan untuk mengurangi selip pada dek basah.
4. Sepatu Brogue
Sepatu Brogue adalah sepatu hak rendah, sepatu santai, atau sepatu bot yang mana memiliki broguing, atau lubang khusus. Sepatu Brogue biasanya dalam bentuk sepatu lapisan kulit juga umum digunakan pada busana pria.
5. Bakiak
Jenis ini merujuk pada sepatu slip-on yang dimaksud mempunyai sol kayu tebal serta bagian belakang terbuka.
6. Espadrilles
Sepatu musim panas ini memiliki sol serat juga bagian berhadapan dengan kanvas .Beberapa espadrilles datar, sementara yang dimaksud lain memiliki hak wedges atau hak besar namun dengan alas datar.
7. Sandal jepit
Sandal datar ini memiliki tali berbentuk Y yang digunakan memisahkan jempol kaki dari jari kaki lainnya. Sandal jepit adalah sepatu kasual sehari-hari untuk musim panas, khususnya untuk pantai.
8. Sepatu hak tinggi
Sepatu dengan hak lebih besar dari satu inci disebut sepatu hak tinggi. Sepatu hak besar hadir pada berubah-ubah gaya sesuai keinginan penggunanya.
9. Sepatu pantofel
Sepatu pantofel adalah sepatu slip-on dengan hak serta ujung membulat. Jika terbuat dari kulit, sepatu pantofel dapat berfungsi baik. Sementara itu, sepatu pantofel yang tersebut terbuat dari kain dapat berubah jadi sepatu kasual yang digunakan populer.
10. Sepatu oxford
Sepatu formal klasik ini bertali dan juga memiliki hak rendah dengan ujung yang digunakan sedikit runcing. Sepatu oxford biasanya terbuat dari epidermis cokelat atau hitam mengilap, juga ada sejumlah variasinya.
11. Sepatu monk strap
Sepatunya terlihat mirip dengan sepatu oxford, tetapi penutupnya adalah tali lebar.
12. Sepatu platform
Gaya sepatu ini miliki tumit serta sol tebal untuk mengangkat kaki dari tanah. Sepatu jaringan bisa jadi berbentuk sandal, sepatu tertutup, atau sepatu bot.
13. Slingback
Ini merujuk pada sepatu apa pun dengan jari kaki tertutup dan juga tali yang mana melingkari tumit untuk mengamankan sepatu. Ada sepatu hak tinggi slingback serta sepatu datar slingback.
14. Sandal bertali Sandal ini mempunyai tali dalam sepanjang kaki dan juga terkadang sampai ke pergelangan kaki. Sandal bertali bisa jadi datar atau memiliki tumit rendah atau tinggi.
15. Sepatu boot
Sepatu jenis ini biasanya menutupi bagian pergelangan kaki ke atas, tiada jarang sepatu boot dirancang hingga menutupi seluruh kaki dari lutut hingga tumit. Awalnya jenis sepatu ini digunakan oleh orang-orang yang dimaksud tinggal dalam negara dengan udara atau cuaca dingin dengan tujuan untuk menghangatkan kaki. Namun seiring berkembangnya jaman, sepatu ini kemudian digunakan untuk menunjang penampilan meskipun suhu udara tiada sedang dingin.
Artikel ini disadur dari 15 jenis sepatu dan fungsinya