Nasional

Subur pada Wilayah Asia Tenggara, Hal ini Ciri Tanaman Kratom

Jakarta – pemerintahan resmi mengatur kebijakan penanganan, pemanfaatan, juga perdagangan flora kratom yang digunakan tertuang pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 20 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga berhadapan dengan Permendag Nomor 22 Tahun 2023 tentang Barang yang Dilarang untuk Diekspor juga Permendag Nomor 21 Tahun 2024.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Isy Karim mengungkapkan, pengaturan ekspor komoditas kratom dijalankan untuk meningkatkan nilai tambah kemudian keberterimaan produk-produk ekspor Indonesia.

Sementara itu, aturan tata niaga ekspor kratom akan diberlakukan ketentuan standar ekspor, dalam antaranya bebas cemaran mikrobiologi, logam berat, juga campuran daun lainnya.

“Perubahan Permendag tata niaga ekspor kratom merupakan perbuatan lanjut hasil rapat internal yang dipimpin Presiden Jokowi. Dalam rapat yang disebutkan diputuskan, ekspor kratom harus sesuai dengan standar yang telah lama ditentukan guna meningkatkan nilai tambah dan juga memberikan kepastian hukum,” ujar Isy melalui informasi dalam Jakarta, Senin, 9 September 2024.

Apa itu Tanaman Kratom?

Kratom merupakan tumbuhan yang telah lama berubah jadi bagian dari budaya juga keberadaan penduduk asli Asia Tenggara sebagai obat alami untuk mengatasi berubah-ubah hambatan kesehatan. 

Tanaman yang dimaksud memiliki nama latin Mitragyna Speciosa ini meningkat ke Indonesia, Thailand, Malaysia, lalu Papua Nugini. Di Indonesia, kratom berubah menjadi flora endemik yang mana meningkat pada banyak wilayah di dalam Kalimantan. Kratom berkembang di dalam tempat dengan tanah yang tersebut sedikit basah.

Dilansir dari  laman resmi BNN, Ratna Puspitasari, Penyuluh Narkoba Ahli Pertama Sumsel menjelaskan kratom berbentuk pohon perdu dengan membesar mencapai kurang lebih besar 15 m, miliki batang yang mana lurus juga bercabang, memiliki bunga ikterus kemudian berkelompok berbentuk bulat. Daun kratom berwarna hijau gelap dang mengkilap, halus, juga berbentuk bulat telur melancip.

Untuk diketahui, sejak awal abad ke-19, daun tumbuhan kratom telah terjadi berbagai dimanfaatkan oleh komunitas lokal pada Kalimantan sebagai obat tradisional untuk mengatasi bervariasi masalah kesejahteraan secara turun temurun. Publik biasanya mengonsumsi daun kratom dengan cara dikunyah seperti “menyirih”, menyeduhnya seperti teh, lalu dihisap seperti rokok.

NI KADEK TRISNA CINTYA DEWI | MOHAMMAD HATTA MUARABAGJA 
Pilihan editor: Genjot Skor Tambah juga Beri Kepastian Hukum eksekutif Izinkan Ekpor Kratom

Artikel ini disadur dari Subur di Wilayah Asia Tenggara, Ini Ciri Tanaman Kratom

Related Articles

Back to top button